Sabtu, 21 April 2012

KOMPUTER DAN MASYARAKAT


 BAB I
PENDAHULUAN

1.1.  Latar Belakang
Komputer adalah sebuah mesin elektronik yang secara cepat menerima data masukan digital dan mengolah informasi tersebut menggunakan seperangkat instruksi yang tersimpan didalamnya dan menghasilkan keluaran informasi yang dihasilkan setelah diolah.
Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang hidup dan bekerjasama untuk mencapai keinginan-keinginan mereka bersama. Dewasa ini penggunaan komputer banyak mempengaruhi cara kerja, cara berinteraksi maupun cara hidup manusia dalam bermasyarakat. Komputer tersebar luas disemua tempat dan secara virtual mempengaruhi setiap aspek kehidupan dunia. Dengan komputer, manusia juga bisa menggunakan fasilitas internet yang tidak lagi terbatas oleh jarak dan waktu. Kedua komponen ini sangat mempermudah setiap kegiatan manusia yang memerlukan suatu alat pengolah data, penyimpanan data, pemindahan data dan mengontrol data.
Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer yang luas dan besar, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif. Populasi internet telah mengubah cara hidup kita berkomunikasi, mendapatkan informasi, dan pergi ke sekolah. Pengaruh internet telah menyentuh banyak aspek karena gagasan dan informasi dapat dibagikan dengan mudah diseluruh penjuru dunia.
Dalam keterkaitannya dengan penyebarluasan penguunaan komputer, kita perlu memahami bagaimana komputer berfungsi dan bagaimana menggunakan komputer dengan aman. Penggunaan aplikasi untuk komputer selalu bergerak meningkat. Efeknya terhadap masyarakat akan terus berlanjut dan makin banyak orang mendapatkan akses ke komputer melalui.

1.2. Maksud dan Tujuan



Adapun maksud dari penulisan ini adalah untuk menjelaskan tentang sistem dalam komputer, bagaimana proses penyebarannya dalam masyarakat, serta prediksi penggunaan komputer dalam bidang perbankan, transportasi, pendidikan, dan teknologi informasi.
Sedangkan tujuan dari penulisan ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia 2 (dua) yang memaparkan prediksi kelompok tentang penggunaan komputer dan dampaknya terhadap tenaga kerja.


BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Sistem Komputer
2.1.1. Input
Input adalah data masukan yang membutuhkan tindakan atau instruksi di dalam komputer. Data adalah kumpulan fakta dan gambar yang belum diproses, seperti nama dan alamat, atau item yang sudah dibeli. Beberapa contoh peralatan input adalah keyboard, microphone, pen digital, dan mouse.
2.1.2. Proses
Proses adalah keadaan ketika sebuah program sedang di eksekusi. Saat komputer berjalan, terdapat banyak proses yang berjalan secara bersamaan.  Ketika sebuah proses dibuat maka proses tersebut dapat memperoleh sumber-daya seperti waktu CPU, memori, berkas, atau perangkat I/O. Sumber daya ini dapat diperoleh langsung dari sistem operasi, dari proses induk yang membagi-bagikan sumber daya kepada setiap proses turunannnya, atau proses turunan dan proses induk berbagi sumber-daya yang diberikan sistem operasi.
2.1.3. Output
Output dikenal juga sebagai hasil dari pemrosesan atau sebuah proses. Output harus dilaporkan kepada pengguna dengan menggunakan beberapa cara. Monitor dan printer adalah contoh perangkat output.
2.2. Penyebaran Komputer
Komputer digital pertama yang dikenal masyarakat, dengan ukuran dan biaya yang besar, sebagian besar mengerjakan perhitungan ilmiah. ENIAC, komputer awal berasal dari Amerika Serikat semula didesain untuk memperhitungkan tabel ilmu balistik untuk persenjataan (artileri), menghitung kerapatan penampang neutron untuk melihat jika bom hidrogen akan bekerja dengan semestinya (perhitungan ini, yang dilakukan pada Desember 1945 sampai Januari 1946 dan melibatkan dala dalam lebih dari satu juta kartu punch, memperlihatkan bentuk lalu di bawah pertimbangan akan gagal).
CSIR Mk I, komputer pertama dikenal oleh masyarakat Australia, digunakan untuk mengevaluasi pola curah hujan untuk tempat penampungan dari Snowy Mountains, suatu proyek pembangkitan hidroelektrik besar. Yang lainnya juga dipakai dalam kriptanalisis, misalnya komputer elektronik digital yang pertama, Colossus, dibuat selama Perang Dunia II. Akan tetapi, visionaris awal juga menyangka bahwa pemrograman itu akan membolehkan main catur, memindahkan gambar dan penggunaan lain.
Orang-orang di pemerintah dan perusahaan besar juga memakai komputer untuk mengotomasikan banyak koleksi data  dan mengerjakan tugas yang sebelumnya dikerjakan oleh manusia. Misalnya, memelihara dan memperbarui rekening dan inventaris.
Dalam bidang pendidikan, ilmuwan di berbagai bidang mulai memakai komputer untuk analisa mereka sendiri. Penurunan harga komputer membuat mereka dapat dipakai oleh organisasi yang lebih kecil. Bisnis, organisasi, dan pemerintah sering menggunakan amat banyak komputer kecil untuk menyelesaikan tugas bahwa dulunya dilakukan oleh komputer kerangka utama yang mahal dan besar. Kumpulan komputer yang lebih kecil di satu lokasi diserahkan ke sebagai perkebunan server.
Dengan penemuan mikroprosesor di 1970-an, menjadi mungkin menghasilkan komputer yang sangat murah. PC menjadi populer untuk banyak tugas, termasuk menyimpan buku, menulis dan mencetak dokumen. Perhitungan meramalkan dan lain berulang matematika dengan spreadsheet, berhubungan dengan e-pos dan, Internet. Namun, ketersediaan luas komputer dan mudah customization sudah melihat mereka dipakai untuk banyak maksud lain.
Saat abad kedua puluh satu dimulai, penggunaan komputer sudah mulai ditemukan pada masyarakat dunia, penyebarannya begitu pesat, bermunculan ahli-ahli di bidang komputer yang meregenerasikan pengetahuannya kepada anak usia sekolah.
2.3. Dampak Komputer Di Berbagai Bidang
1. Bisnis dan Pemerintah
Semua jenis organisasi menggunakan komputer secara ekstensif untuk mengelola komunikasi, keuangan dan proyek.
2. Pendidikan
Penggunaan komputer dan internet sekarang tidak terbatas pada siswa. Komputer dan internet juga mempengaruhi pendidikan ditingkat lebih tinggi, dimana siswa dapat mengikuti pelajaran secara online.
3. Kesehatan
Bidang kesehatan menggunakan komputer sebagai alat untuk mendiagnosis dan memberikan treatment (pengobatan).
4. Militer
Banyak Negara maju yang sudah mengandalkan teknologi tinggi untuk meningkatkan efektifitas dan keamanan tentara mereka.
5. Transportasi
Bagi industri transportasi saat ini, komputer memberikan memberikan kemampuan untuk mengelola fleet (iring – iringan kendaraan/armada) kendaraan mereka dengan melacak lokasi dan penggunaan kendaraan, untuk membantu memelihara dan mengefisiensikan operasi mesin, untuk mengontrol lalu lintas, dan untuk melakukan reservasi.
6. Hiburan
Orang menggunakan komputer untuk hiburan maupun bekerja. Mereka dapat menggunakan komputer untuk mensimulasi permainan bagi para pemain yang berada dimanapun di dunia.
2.4. Prediksi Penggunaan Komputer
2.4.1. Bidang perbankan
Penggunaan komputer di bidang perbankan akan terus berkembang, setelah muncul ATM kini ada internet banking yang lebih memudahkan pengguna dalam hal transfer uang, selain itu ada pula sms banking yang bisa digunakan tanpa adanya sambungan internet. Dengan itu para nasabah bisa dengan mudah bertransaksi dengan bank yang bersangkutan.
2.4.2. Bidang transportasi
Pada bidang transportasi, penggunaan komputer banyak digunakan terutama kereta dan pesawat terbang. Biasanya digunakan untuk pengaturan jadwal dan sistem pemesanan tiket. Dengan bantuan komputer pemesanan tiket dan pengaturan jadwal menjadi lebih cepat dan tepat.
      2.4.3.  Bidang pendidikan
Bantuan komputer pada bidang pendidikan beraneka ragam, misalnya komputer yang dipakai untuk keperluan belajar mengajar oleh guru atau dosen, ada pula aplikasi-aplikasi interakitf yang dipakai untuk membantu siswa lebih memahami pelajaran dan internet yang memudahkan siswa untuk mencari materi dan melakukan pembelajaran jarak jauh.
2.4.4. Bidang teknologi informasi
Penggunaan komputer pada bidang teknologi informasi (IT) sangat diperlukan agar mempermudah dan mempercepat dalam pengaksesan data yang ada.

           

BAB III
PENUTUP

3.1.  Kesimpulan
Berdasarkan uraian-uraian yang dipaparkan pada bab-bab sebelumnya, penulis mencoba memberikan kesimpulan mengenai dampak penggunaan komputer terhadap berbagai bidang tenaga kerja di masa depan, antara lain:
1.   Seluruh bidang pekerjaan akan lebih mudah dan cepat jika dilakukan oleh komputer disbanding dengan manusia dalam hal kemampuan kecepatan berhitung, serta mengingat dan menyimpan banyak data;
2.   Penyebaran informasi yang sebelumnya menggunakan tenaga kurir, akan lebih efisien jika menggunakan komputer melalui internet;
3.   Dampak buruk yang pertama kali terlihat pengaruhnya pada tenaga kerja saat semua bidang pekerjaan mampu dioperasikan oleh komputer yaitu akan berkurangnya pemakaian tenaga kerja manusia;
4.   Semua kegiatan pekerjaan akan bergantung pada tenaga listrik, yang akan berakibat pada penggunaan listrik nasional dan konsumsi bahan bakar minyak yang meningkat;
5.   Menurunnya kemampuan otak manusia apabila semua pengolahan data memanfaatkan teknologi komputer.

Rabu, 28 Maret 2012

Contoh Studi Kasus Manusia Dan Kebudayaan



Menyelamatkan Bukti Cinta di Gunung Padang

Hamparan batu yang tertata di Situs Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (10/2). Situs Gunung Padang di ketinggian 894 meter diatas permukaan laut (mdpl) ini merupakan peningalan peradaban Megalitik sekitar rentang waktu 2500 - 1500 SM dan merupakan situs megalitik terbesar se Asia Tenggara.

     Dibangun ratusan hingga ribuan orang pada 2500-1500 tahun sebelum Masehi, situs megalitik punden berundak Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, hingga kini masih berdiri. Namun, tanpa perlindungan dan penataan, kawasan purba itu nyaris tanpa makna.
     Lama tersembunyi di antara semak dan pepohonan besar, kemegahan situs Gunung Padang - sebagai bekas kawasan pemujaan kepada arwah nenek moyang yang dibangun dengan arsitektur dan tata ruang yang cermat - terungkap lewat penelitian yang dirintis Balai Arkeologi Nasional sejak 1979.
    Arkeolog Soejono mengatakan, berdasarkan penampilan fisik dan lokasinya, situs tersebut diduga dibangun kelompok masyarakat Austronesia. Alasannya, karena kesamaan dalam banyak segi kehidupan dengan kelompok-kelompok Austronesia lain yang menetap di kawasan bertalian Asia Tenggara-Pasifik-Madagaskar.
    Kesamaan itu, menurut Soejono, misalnya, fakta bahwa di bagian timur Mikronesia, tepatnya di Pulau Ponape, ditemukan peninggalan megalitik bernama Nan Madol yang memiliki 92 bangunan berundak yang tersusun dari batu-batu pilar besar mirip dengan batu-batu di Gunung Padang.
    Situs megalitik punden berundak Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Cianjur, terhampar di areal seluas 4,5 hektar (ha) dan ketinggian 885 meter di atas permukaan laut. Bahan pembentuknya adalah batu andesit hasil aktivitas vulkanik 12 juta hingga 3 juta tahun lalu.
    Gunung Padang berada antara Kampung Gunung Padang dan Kampung Cipanggulaan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka. Kawasan ini berjarak 30 kilometer (km) dari pusat kota Kabupaten Cianjur atau 75 km dari Kota Bandung.
    Arsitek dari Ikatan Arsitek Indonesia Jabar, Pon Purajatnika, mengatakan, teknik arsitektur situs Gunung Padang kental dengan konsep mitigasi bencana alam, di antaranya pembuatan tembok batu penahan longsor di sekeliling bangunan utama. Tembok penahan dibuat dengan tanah uruk dan menumpukkan batu andesit secara horizontal dan vertikal.
    Penerapan lain adalah penyusunan batu dengan sedikit rongga tanpa perekat, pembuatan 378 anak tangga tanpa mengubah kontur tanah, dan pemilihan tempat yang dilindungi Gunung Emped yang lebih tinggi untuk mengurangi tiupan angin kencang. ”Semuanya kemungkinan hanya menggunakan kayu atau bambu,” kata Purajatnika.
    Ahli geografi dari Masyarakat Geografi Indonesia, T Bachtiar, mengatakan, situs ini juga menorehkan perjalanan bangsa yang sangat menghormati arwah nenek moyang. Diperkirakan, ada ribuan orang yang terlibat dalam pembuatannya, mulai dari mencungkil batu dengan batu, membelah batu, mengangkut, hingga mengatur balok-balok batu. Dan, semuanya dilakukan secara sukarela. Konsep sukarela itu mirip dengan pembuatan kubur batu di Toraja.
    Peneliti utama dari Balai Arkeologi Bandung, Lutfi Yondri, menguatkan pendapat itu. Buktinya keberadaan sumur untuk menyucikan diri sebelum mendaki lima teras utama. Letaknya yang mengarah, bahkan satu garis lurus ke Gunung Gede, memperkuat dugaan akan sistem kepercayaan mereka di masa lalu. Gunung Gede lazim dijadikan patokan bangunan suci dan puncak tertinggi tempat tinggal para leluhur. ”Setiap teras melambangkan fase peribadatan dari teras terendah hingga tertinggi,” kata Lutfi yang meneliti situs sejak 1979.
    Sisi astronomi juga sudah diterapkan dengan baik. Mereka membangun teras dengan pertimbangan rasi bintang dan bulan purnama. Hal ini berdasarkan perubahan bentuk ruang-ruang di setiap teras dan dikaitkan dengan orientasi tegak lurus ke Gunung Gede dan perjalanan bulan dan matahari.
    Ia memperkirakan, ritual atau upacara dilaksanakan masyarakat Gunung Padang pada siang hingga pagi hari. Diawali penyucian diri di sumur dengan sumber air yang sangat jernih di kaki Gunung Padang, dilanjutkan menapaki setiap anak tangga yang menghubungkan teras pertama, lalu berlanjut ke teras kedua.
   Kemungkinan besar puncak upacara itu dilakukan pada teras ketiga dan keempat saat sinar bulan menerangi puncak Gunung Padang. Jejak proses ritual ini dapat dirasakan jika mengamati pola dan perubahan orientasi setiap ruang atau bentuk bangun saat bulan purnama. Teras kelima diperkirakan hanya boleh ditempati oleh pemimpin agama tertinggi. Hal itu dibuktikan dengan adanya susunan batu seperti tempat duduk.
    Yang patut disayangkan, kondisi semua situs itu saat ini memprihatinkan karena tidak ditemukan batas zonasi wilayah atau dukungan sumber data akurat untuk memperoleh informasi kawasan itu. Batuan andesit yang ada dibiarkan berserakan seperti tidak terurus. Pengunjung pun bebas memindahkan susunan batu sehingga sudah jelas mengubah, bahkan merusak artefak bernilai sejarah yang sebagian informasinya belum terungkap.
    Salah satu pekerjaan rumah yang belum rampung adalah penemuan 13 teras penunjang di sisi timur serta sisa-sisa teras di sisi selatan pada September 2011.
    Lutfi mengatakan, besar kemungkinan teras-teras itu mengitari seluruh sisi punden. Hanya saja susunan teras di sisi selatan banyak yang rusak, sementara sisi utara dan barat belum dapat diamati secara cermat. ”Masih banyak yang harus diungkap. Bukti kejayaan Nusantara di Gunung Padang belum akan selesai digali,” katanya.

Sumber:
http://tanahair.kompas.com/read/2012/03/04/21300728/Menyelamatkan.Bukti.Cinta.di.Gunung.Padang

Ilmu Budaya Dasar (4KA23)
Fuad Ardhi Wibowo
1A111230







Ilmu Budaya Dasar : Manusia Dan Penderitaan

Penderitaan


Penderitaan berasal dari kata derita.Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya  menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin.



Siksaan

Penderitaan timbul akibat siksaan. Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rokhani. Siksaan yagn sifatnya psikis bisa berupa : kebimbangan, kesepian, ketakutan. Ketakutan yang berlebih-lebihan yang tidak pada tempatnya disebut phobia.

Kekalutan Mental

Kekalutan mental bias jg disebut penderitaan batin. Kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.Gejala seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
-          Jasmaninya  yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
-          Kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah
Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
1. Gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita bisa jasmana maupun rokhani
2. Usaha mempertahankan diri dengan cara negative
3. Kekalutan merupakan titik patah (Mental Breakdown)
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
1. Kepribadian yang lemah
2. Terjadinya konflik sosial budaya
3. Reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan social
4. Tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan menimbulkan Frustasi.
Bentuk fustasi antara lain :
1. Agresi berupa kamarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali
2. Regresi : kembali pada perilaku yang primitive atau kekanak-kanakan
3. Fiksasi : membisu
4. Proyeksi : melemparkan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negative kepada orang lain
5. Identifikasi : menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imaginasinya
6. Narsisme : sikap yang berlebihan
7. Autism : menutup diri secara total dari dunia riil
Penderitaan kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan seperti : kota – kota besar, anak-anak muda usia, wanita, orang yang tidak beragama, orang yang terlalu mengejar materi.
Berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut :
Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
- Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan/azab Tuhan
Sumber :


Ilmu Budaya Dasar (4KA23)
Fuad Ardhi Wibowo
1A111230

Selasa, 27 Maret 2012

Ilmu Budaya Dasar : Manusia Dan Cinta Kasih


Pengertian Cinta Kasih
Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai. Didalam cinta terdapat 3 unsur yaitu keterikatan, keintiman dan kemesraan. Selain itu cinta juga memiliki 3 tingkatan yaitu cinta tingkat tinggi (kepada Allah dan Rosul-Nya), tingkat menengah (suami/istri, anak, kerabat), tingkat rendah (Harta, tempat tinggal).



Pengertian Kasih Sayang

Kasih sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Apabila suatu hubungan cinta diakhiri dengan sebuah pernikahan maka hal ini akan menimbulkan perasaan yang lebih dewasa lagi dan juga agar menuntut suatu hubungan tersebut lebih bertanggung jawab, perasaan inilah yang disebut kasih sayang, mengasihi, atau saling menumpahkan kasih sayang.

Pengertian Kemesraan
Kemesraan berasal dari kata dasar 'mesra', yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan adalah hubungan akrab baik antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asmaramaupun yang sudah berumah tangga. Kemesraan merupakan perwujudan kasih sayang yang telah mendalam. Cinta yang berlanjut menimbulkan pengertian mesra atau kemesraan. Kemesraan adalah perwujudan dari cinta. Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Kemesraan dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan bakatnya.

Pengertian pemujaan
Pemujaan berasal dari kata puja yang berarti penghormatan atau tempat memuja kepada dewa – dewa atau berhala. Dalam perkembangannya kemudian pujaan ditujukan kepada orang yang dicintai, pahlawan dan Tuhan Yang Maha Esa. Pemujaan kepada Tuhan adalah perwujudan cinta manusia kepada Tuhan, karena merupakan inti , nilai dan makna dari kehidupan yang sebenarnya. Cara pemujaan dalam kehidupan manusia terdapat berbagai perbedaan sesuai dengan ajaran agama, kepercayaan, kondisi dan situasi. Tempat pemujaan merupakan tempat komunikasi manusia dengan Tuhan.

Pengertian Belas Kasihan
Belas kasih adalah kebajikan di mana kapasitas emosional empati dan simpati untuk penderitaan orang lain dianggap sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan landasan keterkaitan sosial yang lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi prinsi-prinsip dalam filsafat, masyarakat, dan kepribadian. Manusia mempunyai potensi untuk berbelas kasihan. Masalahnya sanggupkah ia mengggugah potensi belas kasihannya itu. Bila orang itu tergugah hatinya maka berarti orang berbudi dan terpujilah oleh Allah SWT. Berbagai macam cara orang memberikan belas kasihan bergantung kepada situasi dan kondisi. Ada yang memberikan uang, ada yang memberikan barang, ada yang memberikan pakaian, makanan dan sebagainya.







Ilmu Budaya Dasar (4KA23)
Fuad Ardhi Wibowo
1A111230









Ilmu budaya Dasar : Manusia Dan Kebudayaan


Manusia dan Kebudayaan
Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun.

Hakekat Manusia
Manusia diciptakan oleh Tuhan sebagai makhluk hidup yang paling sempurna, melebihi ciptaan Tuhan yang lain. Manusia terdiri dari jiwa dan raga yang dilengkapi dengan akal pikiran serta hawa nafsu. Tuhan menanamkan akal dan pikiran kepada manusia agar dapat digunakan untuk kebaikan mereka masing – masing dan untuk orang di sekitar mereka. Manusia diberikan hawa nafsu agar mampu tetap hidup di bumi ini. 
Salah satu hakekat manusia lainnya ialah manusia sebagai makhluk sosial, hidup berdampingan satu sama lain, berinteraksi dan saling berbagi.

Definisi Kebudayaan
Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Kebudayaan adalah hasil cipta, karsa dan rasa manusia. Kebudayaan yang dimiliki suatu kelompok sosial tidak akan terhindar dari pengaruh kebudayaan kelompok-kelompok lain dengan adanya kontak-kontak antar kelompok atau melaui proses difusi. Suatu kelompok sosial akan mengadopsi suatu kebudayaan tertentu bilamana kebudayaan tersebut berguna untuk mengatasi atau memenuhi tuntunan yang dihadapinya.
Pengadopsian suatu kebudayaan tidak terlepas dari pengaruh faktor-faktor lingkungan fisik. Misalnya iklim, topografi, sumber daya alam, dan sejenisnya. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi . Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni  Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia. Lagu, tari, pakaian adat dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.

Tujuh Unsur Kebudayaan Universal
Menurut C. Kluckhohn dinyatakan bahwa setiap kebudayaan memiliki tujuh unsur kebudayaan universal,yaitu :
1. Sistem religi dan upacara keagamaan merupakan produk manusia sebagai homo religius.
2. Sistem organisasi kemasyarakatan merupakan produk dari manusia sebagai homo socius.
3. Sistem pengetahuan merupakan produk manusia sebagai homo sapiens.
4. Sistem mata pencaharian hidup yang merupakan produk dari manusia sebagai homo economicus.
5. Sistem teknologi dan perlengkapan hidup manusia merupakan produk manusia sebagai homo faber.
6. Bahasa merupakan produk manusia sebagai homo languens.
7. Kesenian merupakan hasil dari manusia dalam keberadaannya sebagai homo esteticus.

Tiga Wujud Kebudayaan Menurut Dimensi Wujudnya
Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak.

1. Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.

2. Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.

Artefak (karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan.
Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.


Sumber :

http://nisaboo.blogspot.com/2012/03/manusia-dan-kebudayaan-pengertian.html


Ilmu Budaya Dasar (4KA23)
Fuad Ardhi Wibowo
1A111230