SEKILAS
TENTANG EVENT ORGANIZER
Event
Organizer (EO) merupakan organisasi yang didalamnya terdapat sekumpulan orang
yang memiliki fungsi menyelenggarakan dan melaksanakan sebuah acara dengan
fungsi dan peran masing - masing dari perencanaan hingga acara berakhir. Event
Organizer sangat membantu
pihak-pihak yang berminat mengadakan event seperti launching product, company
gathering, anniversary, exhibitions, seminar, promosi, talkshow dan sebagainya,
dari tahap persiapan sampai dengan event berjalan lancar dengan baik.
Fungsi EO dalam mekanisme sebuah penyelenggaraan event-event yang
mengkoordinasi, melayani, men-support kepentingan para pihak. Misalnya Trainer,
Trainee, Vendor Training, transportasi dll, media massa, serta pihak-pihak
terkait lainnya. Perannya sangat penting melalui peran Event Organizer, anda
tidak perlu pusing untuk sebuah event karena anda harus fokus dalam melaksanakan
tugas pokok anda misalnya: training, seminar, workshop, raker/rakernas dll.
Pertanyaannya, mengapa belum banyak yang bergelut di profesi Event Organizer
ini? Setelah ditelusuri ternyata biasanya suatu lembaga atau perusahaan bahkan
seorang trainer independent kondang, sudah memiliki EO sendiri. Fungsi EO
memang bisa dipercayakan pada 2 atau 4 orang saja dengan pembidangan tugas
masing-masing, tidak jarang banyak pula hanya memiliki satu orang untuk
menangani semua aspek pekerjaan (multi tasking). Jadi sangat jarang lembaga
atau trainer kondang tersebut mensubkan lagi tugas ini ke EO, tetapi apakah era
ke depan semua bisa ditangani sendiri?.
Ternyata tidak. Karena bagaimanapun untuk memiliki nilai lebih bagi customer,
seorang yang berprofesi sebagai EO ada prasyarat basic kemampuan yang harus
dikuasai, dengan makin luasnya ruang lingkup dan kompleksitas pekerjaan yang
ditangani maka kemampuan yang dibutuhkan juga semakin berkembang, misalnya
networking, lobbying, negosiasi, presentasi, leadership dll.
Bersamaan
dengan maraknya Event Organizer (EO) di berbagai daerah, secara alamiah terjadi
segmentasi EO. Ada EO yang mengkhususkan diri pada acara anak-anak, ada pula
yang menjadi spesialis dalam acara pernikahan atau kegiatan korporasi.
Ada
beberapa pertanyan seputar event organizer
Q : Bagaimana melihat kemampuan sebuah Event Organizer ?
A : Salah satu yang bisa dilihat adalah kemampuan Event Organizer
mengantisipasi hal-hal yang sulit yang kadang tak terduga. Misalnya urusan
transportasi, hotel peserta bahkan kekurangan makan yang mungkin sebelumnya
tidak terpikirkan.
Q : Apakah segmentasi dibutuhkan dalam sebuah Event Organizer ?
A : Sebenarnya segmentasi itu tidak ada gunanya kalau Event Organizer tidak
dikelola dengan benar. Butuh kesungguhan dan proses waktu terlebih dahulu.
Apabila akhirnya memiliki sebuah "nama" di pasaran, segmentasi pun
dapat dilakukan. Berarti tidak ada masalah kalau kita kemudian ingin memasuki
event - event lain ketika kita sudah punya nama karena yang dilihat nanti
adalah dampak dari upayanya. Di dalam konteks bisnis yang cukup kompleks
seperti sekarang ini, orang dianjurkan untuk ter-spesialisasi mungkin, se-mahir
mungkin dan se-setia mungkin di bidang itu. Karena bisnis itu membutuhkan orang
yang melayani dengan sungguh-sungguh di satu bidang yang sangat dikuasainya.
Q : Lalu bagaimana sebuah Event Organizer memiliki nama ?
A : Memasarkan nama (branding) merupakan suatu hasil dari proses alamiah. Dalam
bisnis Event Organizer yang terpenting adalah bukti akan kemampuan melayani
orang lain daripada nama yang dibangun melalui biaya iklan. Dengan demikian
berarti harus melalui proses bertahap. Konsistensi & persistent adalah kata
yang tepat dalam memasarkan sebuah Event Organizer.
Q : Bagaimana meningkatkan brand sebuah Event Organizer dengan lebih cepat?
A : Ada dua cara. Pertama, menunggu order untuk menyelenggarakan event yang
dilaksanakan oleh kontraktornya. Kedua, menciptakan event sendiri. Agar sebuah
brand Event Organizer cepat terangkat (meskipun tidak dijamin 100%) ,
menciptakan sebuah event sendiri akan jauh lebih cepat meningkatkan brand
sebuah Event Organizer dibandingkan hanya menunggu bola (kecuali sebuah Event
Organizer memang telah memiliki network yang luas). Seperti halnya Ravioli
Event Organizer. Pada awalnya kami mengadakan event dengan scope lebih kecil,
seperti seminar, private party , dan sebagainya.
Q : Apa syarat-syarat sebuah Event Organizer boleh dikatakan sebagai bisnis
yang profesional ?
A : Event Organizer yang mendatangkan hasil bagi orang yang membutuhkan
pengelolaan acara. Bisa mendatangkan keuntungan atau setidaknya menciptakan
citra yang baik. Pada prinsipnya Event Organizer berfungsi mempermudah konsumen
mewujudkan acara sesuai ide atau kebutuhannya.
Q : Apa yang perlu dicermati dalam memilih sebuah Event Organizer?
A : Dalam memilih sebuah Event Organizer ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan. Pertama, pastikan dulu kemampuan Event Organizer tersebut ,
seperti apakah Event Organizer tersebut mengenal sekali cara-cara membuat orang
? terkenal, memiliki akses-akses ke tempat-tempat promosi atau
kapasitas-kapasitas promosi perusahaan yang baik. Apakah punya akses ke radio,
TV atau koran dengan baik. Kemudian apakah mereka punya akses yang baik ke
hotel-hotel atau tempat-tempat penyelenggaraan acara lainnya. Apakah mereka
punya orang-orang yang berwenang dalam bidang perijinan.
Kedua, lihatlah cara pendekatannya, taste / seleranya, apakah mereka bisa
mewakili citra bisnis yang baik, apakah mereka berada pada level propinsi atau
nasional. Banyak hal yang perlu diperhatikan karena pemilihan suatu Event
Organizer mempengaruhi citra perusahaan yang memakai jasanya. Untuk membangun
citra , selain profesionalisme dan integritas ,adalah kredibilitas , kualitas
yang terbuktikan karena pemakaian berulang-ulang .
pihak-pihak yang berminat mengadakan event seperti launching product, company gathering, anniversary, exhibitions, seminar, promosi, talkshow dan sebagainya, dari tahap persiapan sampai dengan event berjalan lancar dengan baik.
Fungsi EO dalam mekanisme sebuah penyelenggaraan event-event yang mengkoordinasi, melayani, men-support kepentingan para pihak. Misalnya Trainer, Trainee, Vendor Training, transportasi dll, media massa, serta pihak-pihak terkait lainnya. Perannya sangat penting melalui peran Event Organizer, anda tidak perlu pusing untuk sebuah event karena anda harus fokus dalam melaksanakan tugas pokok anda misalnya: training, seminar, workshop, raker/rakernas dll.
Pertanyaannya, mengapa belum banyak yang bergelut di profesi Event Organizer ini? Setelah ditelusuri ternyata biasanya suatu lembaga atau perusahaan bahkan seorang trainer independent kondang, sudah memiliki EO sendiri. Fungsi EO memang bisa dipercayakan pada 2 atau 4 orang saja dengan pembidangan tugas masing-masing, tidak jarang banyak pula hanya memiliki satu orang untuk menangani semua aspek pekerjaan (multi tasking). Jadi sangat jarang lembaga atau trainer kondang tersebut mensubkan lagi tugas ini ke EO, tetapi apakah era ke depan semua bisa ditangani sendiri?.
Ternyata tidak. Karena bagaimanapun untuk memiliki nilai lebih bagi customer, seorang yang berprofesi sebagai EO ada prasyarat basic kemampuan yang harus dikuasai, dengan makin luasnya ruang lingkup dan kompleksitas pekerjaan yang ditangani maka kemampuan yang dibutuhkan juga semakin berkembang, misalnya networking, lobbying, negosiasi, presentasi, leadership dll.
Q : Bagaimana melihat kemampuan sebuah Event Organizer ?
A : Salah satu yang bisa dilihat adalah kemampuan Event Organizer mengantisipasi hal-hal yang sulit yang kadang tak terduga. Misalnya urusan transportasi, hotel peserta bahkan kekurangan makan yang mungkin sebelumnya tidak terpikirkan.
Q : Apakah segmentasi dibutuhkan dalam sebuah Event Organizer ?
A : Sebenarnya segmentasi itu tidak ada gunanya kalau Event Organizer tidak dikelola dengan benar. Butuh kesungguhan dan proses waktu terlebih dahulu. Apabila akhirnya memiliki sebuah "nama" di pasaran, segmentasi pun dapat dilakukan. Berarti tidak ada masalah kalau kita kemudian ingin memasuki event - event lain ketika kita sudah punya nama karena yang dilihat nanti adalah dampak dari upayanya. Di dalam konteks bisnis yang cukup kompleks seperti sekarang ini, orang dianjurkan untuk ter-spesialisasi mungkin, se-mahir mungkin dan se-setia mungkin di bidang itu. Karena bisnis itu membutuhkan orang yang melayani dengan sungguh-sungguh di satu bidang yang sangat dikuasainya.
Q : Lalu bagaimana sebuah Event Organizer memiliki nama ?
A : Memasarkan nama (branding) merupakan suatu hasil dari proses alamiah. Dalam bisnis Event Organizer yang terpenting adalah bukti akan kemampuan melayani orang lain daripada nama yang dibangun melalui biaya iklan. Dengan demikian berarti harus melalui proses bertahap. Konsistensi & persistent adalah kata yang tepat dalam memasarkan sebuah Event Organizer.
Q : Bagaimana meningkatkan brand sebuah Event Organizer dengan lebih cepat?
A : Ada dua cara. Pertama, menunggu order untuk menyelenggarakan event yang dilaksanakan oleh kontraktornya. Kedua, menciptakan event sendiri. Agar sebuah brand Event Organizer cepat terangkat (meskipun tidak dijamin 100%) , menciptakan sebuah event sendiri akan jauh lebih cepat meningkatkan brand sebuah Event Organizer dibandingkan hanya menunggu bola (kecuali sebuah Event Organizer memang telah memiliki network yang luas). Seperti halnya Ravioli Event Organizer. Pada awalnya kami mengadakan event dengan scope lebih kecil, seperti seminar, private party , dan sebagainya.
Q : Apa syarat-syarat sebuah Event Organizer boleh dikatakan sebagai bisnis yang profesional ?
A : Event Organizer yang mendatangkan hasil bagi orang yang membutuhkan pengelolaan acara. Bisa mendatangkan keuntungan atau setidaknya menciptakan citra yang baik. Pada prinsipnya Event Organizer berfungsi mempermudah konsumen mewujudkan acara sesuai ide atau kebutuhannya.
Q : Apa yang perlu dicermati dalam memilih sebuah Event Organizer?
A : Dalam memilih sebuah Event Organizer ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan dulu kemampuan Event Organizer tersebut , seperti apakah Event Organizer tersebut mengenal sekali cara-cara membuat orang ? terkenal, memiliki akses-akses ke tempat-tempat promosi atau kapasitas-kapasitas promosi perusahaan yang baik. Apakah punya akses ke radio, TV atau koran dengan baik. Kemudian apakah mereka punya akses yang baik ke hotel-hotel atau tempat-tempat penyelenggaraan acara lainnya. Apakah mereka punya orang-orang yang berwenang dalam bidang perijinan.
Kedua, lihatlah cara pendekatannya, taste / seleranya, apakah mereka bisa mewakili citra bisnis yang baik, apakah mereka berada pada level propinsi atau nasional. Banyak hal yang perlu diperhatikan karena pemilihan suatu Event Organizer mempengaruhi citra perusahaan yang memakai jasanya. Untuk membangun citra , selain profesionalisme dan integritas ,adalah kredibilitas , kualitas yang terbuktikan karena pemakaian berulang-ulang .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar