Kamis, 27 Juni 2013

Tulisan Bahasa Indonesia 2 # (14)

Stage Design

Bagi pengelola suatu eventyang berbasiskan adanya panggung acara tentunya ini adalah bagian penting dari persiapan pelaksanaan acara. Panggung acara biasa dipakai dalam jenis acara seperti wedding, launching produk, awarding, pameran, hiburan bahkan talkshow atau seminarpun bisa membutuhkan panggung acara.
Terkadang dari persiapan menuju pembuatan panggung, penyelenggara acara menyerahkan total kepada vendor tanpa mamantau secara berkelanjutan dan mengabaikan detil dari design panggung. Ini dapat berakibat fatal jika dalam hari pelaksanaan tidak sesuai dari konsep rencana acara. Kefatalan tersebut seperti : perubahan design panggung, tidak tertampungnya pengisi acara panggung, penempatan system multimedia (audio-visual dan lighting) yang tidak baik, system mekanik yang tidak bekerja (jika panggung ada unsur mekanik), perhitungan waktu kerja yang molor dalam membangun panggung, tidak tertampungnya audiens atau para undangan, kurangnya kekuatan pondasi panggung dan bisa saja yang lebih fatal bisa tidak terlaksananya acara tersebut.

 
Stage
Pilihlah vendor kepercayaan yang terbiasa dalam jasa ini. Caranya? (bagaimana bisa kita percayakan jasa pembuat panggung ini). Jika Anda belum terbiasa dalam penyelenggaraan event, bekerjasamalah dengan suatu Event Organizer atau jika budget terbatas Anda bisa langsung berkonsultasi dengan jasa design panggung. Beberapa ciri ahlinya antara lain : Dalam brief dia bisa menjelaskan design lewat layout gambar yang dibuatnya terlebih dia menguasai software design seperti photoshop/illustrator/coreldraw/autocad/3dmax atau sejenisnya, dia bisa menjelaskan material yang akan digunakan dan satuan-satuan ukurannya, biasanya dalam brief ini seorang design panggung didampingi oleh kordinator builder stage.
Proses produksi panggung yang baik, tentu saja berangkat dari desain yang baik (sesuai tema acara) dan ukuran yang proporsional dan jelas dalam gambar kerja. Lakukan survey lokasi agar tervisualisasi yang akurat oleh seorang design panggung. Saat menjelang proses produksi panggung berilah waktu yang cukup sesuai perkiraan kerja dan bantulah dalam proses masuk barang material panggung ke lokasi (Loading barang).
Ada satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah barang pelengkap panggung. Hal ini jika tidak dibicarakan dalam brief akan terjadi saling lempar tanggung jawab pengadaan barangnya. Barang pelengkap panggung acara adalah seperti podium, meja dan kursi panggung, meja control multimedia (FOH), meja atau level untuk perlengkapan display video atau camera liputan, sirene atau gong (untuk peresmian atau launching) dan perlengkapan lainnya yang kiranya berhubungan dengan barang material yang tidak disediakan oleh penyewa lokasi acara.
Demikian ulasan sekilas perencanaan pembuatan panggung acara. Sebenarnya bahasan ini bisa lebih panjang lagi berdasarkan katagori panggung untuk berbagai jenis acara.

Sumber :

Tulisan Bahasa Indonesia 2 # (13)

Memulai Usaha Event Organizer


Event Organizer adalah bidang usaha yang menarik: dinamis, bertemu dengan banyak orang dari berbagai kalangan, penuh dinamika kreatif, deadline dan finansial. Saat ini event menjadi pilihan utama dalam berpromosi karena biaya yang dibutuhkan kadang jauh lebih ekonomis dibanding dengan beriklan di media cetak atau televisi.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mulai bersaing dengan bisnis EO lain yang sudah eksis lebih dahulu :

Miliki Spesialisasi.
Semua EO besar pastilah mempunyai spesialisasi tertentu. Misalkan ada Java Musikindo yang spesialisasinya menyelenggarakan konser musik, ada Dyandra dan Panorama Convex yang piawai di bidang pameran, ada pula EO yang khusus menyelenggarakan seminar, ada yang jago bikin party yang heboh, dan ada pula yang khusus menggelar event olahraga.
Spesialisasi bidang sangat penting karena terkait hal-hal berikut ini:
  1. Proses belajar Anda dan tim Anda dalam penyelenggaraan suatu kegiatan akan lebih cepat. Dengan menangani satu bidang saja, misalnya konser musik, maka Anda akan lebih cepat belajar dan menjadi “ahli” di bidang penyelenggaraan konser musik. Bayangkan betapa sulitnya Anda belajar jika bidang yang ditangani terlalu banyak, dari mulai live music sampai khitanan. Dikhawatirkan jika proses belajar Anda setengah-setengah maka Anda akan jadi “ahli yang setengah-setengah” juga.
  2. Investasi barang modal Anda akan lebih terfokus, sebagai contoh investasi barang modal EO pameran, tentu berbeda dengan EO konser musik, atau EO seminar.
  3. Lebih cepat dikenal dan memudahkan untuk promosi. Tanpa adanya spesialisasi, maka nama EO Anda akan lebih sulit dikenal masyarakat. Hal ini juga akan membuat calon-calon klien sulit menghubungi Anda karena EO Anda tidak dikenal. Akibatnya EO Anda hanya akan jadi EO kecil yang sulit berkembang dan bermain pasar project kecil yang diperebutkan oleh banyak sekali EO kecil dan pemula lainnya.
Mulai dari Komunitas terdekat
Carilah pelanggan dari komunitas terdekat dahulu, misalkan teman-teman di kampus, pihak kampus, teman-teman gaul, dsb. Tunjukkan dokumentasi kegiatan-kegiatan yang pernah Anda selenggarakan untuk membuat mereka yakin.
Jalinlah hubungan jangka panjang dengan klien-klien terutama mereka yang mempunyai kegiatan yang bisa memberikan keuntungan cukup besar atau menaikkan citra EO Anda. Jangan berhenti berhubungan dengan mereka meskipun kerjasama kegiatan Anda sudah berakhir. Anda masih bisa berhubungan dengan berbagai macam cara, misalkan telepon, sms, ataupun email.
Hubungan jangka panjang dengan klien akan membuat Anda selalu berada di ingatan mereka ketika mereka akan membuat kegiatan serupa. Hubungan baik juga membuat mereka tak segan-segan mempromosikan EO Anda kepada kenalan-kenalan mereka yang membutuhkan jasa Anda. Jauh lebih mudah dan murah menjaga klien lama dibandingkan proses mendapatkan klien baru.

Fokus mendapatkan pengalaman dan membangun basis klien
Di tahap awal Prioritaskan membangun basis klien dan mendapatkan pengalaman sebanyak-banyaknya,jangan terlalu memikirkan keuntungan yang besar terlebih dahulu.Ingat, EO adalah bisnis berbasis kepercayaan. Semakin banyak pengalaman dan basis klien Anda, akan semakin mudah Anda meyakinkan calon-calon klien selanjutnya.

Awasi Anggaran dan Cash Flow Anda
Bisnis EO perlu nafas panjang alias modal yang cukup untuk menutupi operasional di saat-saat sepi order. Untuk itu, pastikan anggaran dan cash flow Anda terjaga dengan baik. Ada beberapa poin yang bisa diperhatikan disini :
Minimalkan karyawan tetap. Pakailah tenaga kontrak yang terseleksi setiap kali ada project. Dengan demikian biaya overhead bisa diminimalkan. Meskipun demikian, Anda tetap harus menjalin kontak dengan tenaga kontrak ini, supaya ketika mendapatkan order, Anda tidak kebingungan mencari tenaga kerja.
Jika Anda mendirikan EO Anda bersama-sama dengan teman-teman Anda, maka pastikan siapa saja yang bekerja full time karena hanya merekalah yang digaji full. Mereka yang tidak bekerja full time sebaiknya mendapat kompensasi berupa komisi (jika mereka berhasil mendapatkan klien) atau mendapatkan bagi hasil keuntungan tahunan sesuai penanaman modal mereka di perusahaan.
Awasi anggaran pelaksanaan kegiatan tim Anda. Jangan sampai anggaran Anda kebobolan karena dicurangi tim atau anak buah Anda. Berikan reward jika mereka bisa melaksanakan kegiatan tersebut dengan realisasi anggaran dibawah budget, sebaliknya berikan punishment jika realisasinya melebihi anggaran karena berarti mereka kurang seksama dalam melaksanakan pekerjaan.

Pastikan Anda selalu update dengan perkembangan harga terbaru barang-barang dan jasa yang diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan sehingga Anda tidak melakukan kesalahan perencanaan anggaran yang diajukan ke klien.

Tulisan Bahasa Indonesia 2 # (12)

Mempertahankan Audience Hingga Akhir Acara

Fokus utama event organizer jika eventnya terbilang sukses adalah mendatangkan sebanyak mungkin pengunjung dan tak lupa memastikan mereka akan menyukai acaranya. Dua hal itu bukanlah tugas yang mudah. Mendatangkan selebritis yang tengah naik daun memang seringkali menjadi magnet yang ampuh untuk mendatangkan pengunjung. Tapi masalahnya, apakah pengunjung seperti itu yang menjadi target kita? Apalah artinya sebuah acara tanpa pengunjung? Jumlah pengunjung sebuah acara, dan bagaimana pengunjung tersebut beraksi, adalah dua barometer penting kesuksesan sebuah acara. Sebesar itulah arti pengunjung.

Maka itu, langkah awal yang mesti dilakukan adalah, kenali target. 
Acara seperti apa yang kita buat? Apakah launching alat masak? Konser musik? Atau pameran fotografi? Siapa pengunjung potensialnya? Ibu-ibu rumah tangga? Anak muda yang gaul? Atau mahasiswa? Identifikasi audiens adalah guide awal untuk membuat rundown acara.
Dari sini kita bisa meneliti, kira-kira acara seperti apa yang disukai para pengunjung. Idealnya, semakin segmented audiens, akan semakin mudah pula membuatkan acara yang custom-made untuk mereka.

Libatkan pengujung. 
Libatkan mereka dalam setiap acara. Jika mereka hanya diperlakukan sebagai obyek yang pasif, maka mereka tidak punya alasan untuk bertahan hingga acara selesai. Sebagai penyelanggara acara, kita lah yang wajib memberi mereka motivasi untuk mengikuti acara hingga selesai.
Karenanya, mulai dari ‘sekedar’ door prize, tanya jawab, games, hingga kesempatan mencoba produk (jika ada) harus digelar. Perasaan menjadi bagian dari event, dan kesempatan untuk ‘tampil’ adalah dua hal yang bisa ‘mengikat’ kaki audiens agar tak beranjak meninggalkan event.

Jangan Mengabaikan Tamu
Jika kita memiliki daftar tamu VIP maka berhati-hatilah dalam memperlakukan VIP. Hal yang harus selalu diingat justru adalah, jangan sampai gara-gara kita memberi treatment lebih untuk VIP, kita harus kehilangan audiens lain. Karena itu, pastikan ada tim tersendiri untuk mengurusi kebutuhan VIP. Jangan sampai, ketika VIP tiba, Anda meninggalkan audiens yang tengah membutuhkan bantuan Anda. Jangan sampai ada audiens yang tergusur karena kedatangan VIP. Jika seorang audiens merasa diabaikan karena kedatangan VIP, yang kemudian menorehkan perasaan sakit hati, bukan tidak mungkin brand yang menempel pada acara tersebut akan mendapat image buruk di matanya. Karena itu, sebelum terlanjur, pastikan batasan yang jelas area yang dapat dimasuki audiens secara umum dan khusus untuk VIP, begitu juga dengan pelayanan.

Souvenir
Selain sebagai reminder akan suatu produk atau suatu perusahaan, souvenir atau handout juga merupakan wujud terimakasih penyelenggara acara terhadap para pengunjungnya. Tidak selalu harus barang yang mewah, tapi sebaiknya barang yang eksklusif, Artinya barang tersebut tak bisa diperoleh di pasaran begitu saja.

Menjalin hubungan pasca acara
Terakhir, jalin hubungan pasca acara. Jika memungkinkan, simpan data para audiens. Jalinlah hubungan baik dengan mereka, seperti mengucapkan selamat pada hari-hari besar seperti tahun baru misalnya.

Atau untuk acara dengan jumlah audiens yang sangat banyak, cobalah menjalin hubungan dengan komunitas-komunitas tempat mereka bernaung. Suatu saat, jika kita membuat acara serupa, jalinan hubungan ini akan sangat membantu.

Tulisan Bahasa Indonesia 2 # (11)

Kreatifkah EO Pilihan Anda?



Seringkah anda mendapatkan souvenir berupa Mug atau gantungan kunci saat menghadiri acara pernikahan teman atau relasi anda?
Souvenir hanyalah elemen kecil dari sebuah event. Tapi kita semua tahu, elemen-elemen kecil tersebutlah yang kemudian menjelma menjadi kesan di dalam hati audience sebuah acara. Bagaimana penyelenggara acara mengolah setiap detail, baik yang kecil maupun yang besar, akan menentukan kesuksesan acara tersebut.
Saat klien menggunakan jasa EO, harapan yang muncul tentu tak semata-mata stress-free, namun juga harapan akan profesionalisme. Konsep besar adalah awal tantangan bagi tim kreatif sebuah EO. Konsep ini harus dipagari oleh misi event, visi klien dan tentunya budget yang tersedia. Dalam pagar tersebutlah Anda akan melihat EO dengan daya kreatifitas tinggi masih mampu menghadirkan ide-ide segar. Ingat, ide segar tersebut bukanlah sekedar berarti sesuatu yang baru, tapi haruslah sejalan dengan tone event dan applicable.

EO yang kreatif harus mampu membuat sebuah event terlihat berbeda dari event-event serupa lainnya. 
Seorang wartawan yang sudah menghadiri ratusan launching produk mengaku paling terkesan saat acara peluncuran sebuah ponsel. Di tengah-tengah acara tersebut, saat semua orang sibuk dengan makanan, tiba-tiba muncul penyanyi papan atas yang kehadirannya sebelumnya tidak pernah disebut-sebut oleh panitia. Hingga bertahun-tahun berlalu, event itu masih terkenang di hati wartawan tersebut. Begitu pula ingatan sang wartawan akan ponsel yang diluncurkan, dan betapa ponsel tersebut memiliki fasilitas speaker bersuara jernih, persis suara sang penyanyi kenamaan.
Apakah tema pesta kostum yang harus dipilih, atau membagi-bagikan sample gratis, atau game di tengah-tengah acara, orang-orang kreatif akan mampu menempatkan detail yang tepat untuk acara yang tepat. Mintalah EO Anda untuk mem-breakdown semua konsepnya menjadi rencana real. Mulai dari venue yang dipilih, dresscode, menu makanan, serta rincian sub acara, semua harus berkesinambungan dengan konsep besar yang telah disepakati. Bagaimana EO mengolah budgetsemaksimal mungkin juga jadi indikator penting yang memperlihatkan kreatifitas mereka.

Karena itu, sebelum memilih EO, pelajarilah portfolio mereka. Perhatikan bagaimana mereka membungkus acara dengan sebuah konsep. Cari tahu mengenai orang-orang kreatif di baliknya. Terakhir, mintalah mereka membuat proposal mengenai konsep acara Anda.

Jangan salah memilih EO…!!!

Menyewa jasa Event Organizer tidak semata-mata dengan alasan ingin bebas-repot. Idealnya, biaya yang dikeluarkan untuk menyewa jasa EO berbalas setimpal, atau bahkan lebih, dengan sebuah event yang memuaskan. Maka sebelum memilih, mari diteliti dulu beberapa hal berikut ini.

Referensi
Searching internet, bertanya pada teman, atau meminta sendiri dari EO, yang pasti Anda harus tahu event apa saja yang pernah mereka garap dan bagaimana hasilnya. EO yang profesional dan berpengalaman biasanya memiliki website atau blog yang berisi lengkap tentang profil dan dokumentasi event yang pernah ditangani.

Kemampuan mengolah konsep
Setelah tahap di atas, akan terlihat sejauh mana kehandalan EO incaran Anda tersebut mengolah konsep. Apakah semua event diperlakukan sama saja? Apakah selalu ada ide segar di setiap eventnya? Apakah klien terlihat puas? Jika ya berarti EO tersebut juga mampu mengeksekusi konsepnya dengan baik.

Crew yang komunikatif
Pada dasarnya setiap jalinan kerjasama dengan siapa pun melibatkan komunikasi antar manusia. Nah, kebayang kan kalau orang-orang EO yang menghandle acara Anda tidak memiliki skill komunikasi yang baik, tidak fleksibel atau sulit dihubungi. Cobalah mengenal para crew EO incaran Anda dengan meminta waktu bertemu, atau sekedar bertanya-tanya melalui telepon. Dari situ bisa disimak, apakah layanan dan gaya komunikasi mereka cukup profesional.
Komunikasi yang baik ini bukan hanya terhadap Anda sebagai klien, tetapi juga nantinya kepada peserta / pengunjung yang menjadi target audience Anda, apakah crew ini ramah, sigap sehingga memberi kepuasan pengunjung yang menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan event Anda.

Fleksibel dengan budget
Hal ini berkaitan erat dengan kreativitas sebuah EO dalam meramu konsep. EO yang baik akan mampu memaksimalkan budget kliennya untuk menghasilkan event yang berkesan. Maka selama budget Anda reasonable, jangan ragu untuk mengajukannya pada pihak EO, dan minta mereka mengajukan proposal berdasarkan budget tersebut.

Sesuai dengan kebutuhan
Terakhir, sebesar apapun reputasi sebuah EO, kalau tidak sesuai dengan kebutuhan Anda hasilnya tentu tidak akan maksimal. EO yang hanya berpengalaman mengadakan seminar rasanya tidak akan tepat untuk Anda hire di acara pernikahan. Pastikan EO yang Anda pilih mengerti tone acara yang akan Anda gelar.

Tulisan Bahasa Indonesia 2 # (10)

Struktur Organisasi Sebuah Event Organizer

Ketika berbicara EO sebagai sebuah perusahaan, maka susunan organisasi perusahaan tidaklah berbeda dengan institusi bisnis lainnya seperti terdiri dari Direktur, Manager - Manager yang membawahi masing - masing divisi seperti, marketing, administrasi, keuangan, operasional, produksi dan lain sebagainya. Namun ketika berbicara EO dalam sebuah project penyelenngara event, maka struktur organisasi akan menyesuaikan dengan kebutuhan project tersebut.
Antara satu event dengan event lainnya akan memiliki struktur organisasi yang berbeda. event Exhibition yang diselenggarakan di sebuah Mall atau Hotel berbintang akan memiliki tim yang berbeda dengan event Exhibition yang digelar di Lapangan. Demikian pula dengan sebuah Konser Musik. Perbedaan ini diadasari pada beberapa hal berikut :
1.      Kebutuhan tim dalam menjalankan fungsi kerja
2.      Efektifitas dan Efisiensi kerja
3.      Besar kecilnya event

Sebagai usaha yang berorientasi pada keuntungan, EO akan menghitung jumlah personil dalam tim secara cermat dan teliti. Tidak ada jaminan kesuksesan sebuah event yang terdiri dari banyak orang.

Beberapa contoh fungsi yang biasanya ada dalam sebuah project event diantaranya :
Project Officer / Event Manager
Bertugas memimpin proyek, Bertanggungjawab terhadap kelancaran dan kesuksesan event. Mulai dari perencanaan hingga event selesai. Fungsi ini biasanya lebih mengurusi masalah - masalah administratif dan persiapan - persiapan kelengkapan,Dalam kerjanya Project Officer ini bisa memiliki beberapa anak buah yang akan membantu menangani persiapan venue, promosi, perijinan & keamanan, konsumsi, pengadaan perlengkapan, keuangan, kesekretariatan, dan sebagainya yang biasa disebut Field Officer.

Field Office
Bertugas menangani persiapan venue, promosi, perijinan & keamanan, konsumsi, pengadaan perlengkapan, keuangan, kesekretariatan dan sebagainya. Dengan kata lain fungsi ini adalah yang menjalankan fungsi operasional.

Tallent Officer
Menangani pekerjaan yang berhubungan dengan talents/artis/pengisi acara, mulai dari negosiasi waktu, honor, membuat MOU sampai pada kebutuhan artis saat pentas, transportasi, konsumsi, akomodasi dll.

Show Director
Bertanggungjawab terhadap kualitas sajian acara, baik dari segi artistik maupun kenyamanan audiens. Biasanya Show Director akan memiliki tim yang terdiri dari Art Director, Stage Manager, Sound Engineer, Lightingman, Security & Runner.

Art Director
Bertanggungjawab terhadap permasalahan artistik, seperti tampilan panggung, dekorasi, dan efek - efek lainnya yang berhubungan dengan estetika.

Stage Manager
Bertanggungjawab terhadap kelancaran acara. Stage Manager akan mengatur kemunculan talents sesuai rundown dan mengendalikan waktu tampil.

Sound Engineer/Soundman
Bertanggungjawab terhadap kontrol kualitas sound system.

Lightingman
Bertanggungjawab terhadap kontrol kualitas lighting.

Security
Bisa dari personil kepolisian atau mereka yang ditugaskan. Bertanggungjawab terhadap seluruh keamanan acara dari mulai lokasi, jalannya acara, dan pihak lain - lain yang terkait.

Runner
Team yang terdiri dari beberapa orang, yang bertugas serabutan, menjadi penghubung antara Show Director dengan pihak - pihak lainnya.

Client Service
Bertanggungjawab sebagai penghubung antara klien sebagai sponsor/penyandang dana kepada Show Director dan Project officer. Client Service ini akan menemani klien dari sejak klien tersebut hadir di arena event hingga pulang dengan kepuasan.


Sumber :


Tulisan Bahasa Indonesia 2 # (9)

Sinergi Event Organizer (EO) dan Public Relations (PR)

Perkembangan perekonomian Indonesia saat ini merupakan angin segar bagi kegiatan bisnis di Indonesia. Hal ini juga berimbas pada keberadaan bisnis jasa, termasuk event organizer (EO). Bahkan EO seolah menjadi partner baru dalam sebuah perusahaan.

Setidaknya EO bisa membantu peran public relation (PR) dalam sebuah perusahaan. Melalui penggunaan jasa EO ini, PR perusahaan tidak perlu repot lagi dalam menangani urusan seperti melakukan promosi produk misalnya.

Hubungan sinergi antara event organizer dengan public relations (PR) adalah suatu kegiatan untuk menanamkan pengertian guna memperoleh good will, kerjasama dan kepercayaan. Pada gilirannya akan mendapat dukungan dari pihak lain.

PR sebagai komunikator mempunyai fungsi ganda, yakni ke luar dengan memberikan informasi kepada khalayak dan ke dalam menyerap reaksi dari khalayak. Oleh sebab itu, PR dalam setiap lembaga/instansi/perusahaan merupakan suatu keharusan fungsional dalam memperkenalkan kegiatan aktivitas kepada masyarakat (khalayak). PR dituntut untuk dapat menjaga hubungan baik antara internal publik maupun eksternal publik.

Mengadakan pelatihan terhadap karyawan, seminar, publisitas serta advertising (periklanan) adalah sebagian dari sekian banyak tugas yang harus dilakukan oleh PR. Untuk itu, PR harus benar-benar dapat menguasai kondisi internal maupun eksternal perusahaan. Di sinilah peran dari EO dapat dimanfaatkan. Dengan adanya EO inilah, peran PR sebagai pengonsep kegiatan dapat terbantu.

Tidak ada kesan tumpang tindih antara EO dengan PR. Dengan adanya EO, maka PR perusahaan lebih terbantu, karena mereka dapat lebih konsen terhadap tugas-tugas internal ataupun eksternal lain.

Keberadaan EO memang telah membina sebuah hubungan yang menguntungkan dengan PR. Jika dulu PR dalam perusahaan masih sering merangkap menjadi EO, namun dengan adanya EO profesional, tentu membuat PR lebih bisa menangani kondisi internal maupun eksternal dengan lebih intens.

Tulisan Bahasa Indonesia 2 # (8)

Bagaimanakah cara mempromosikan sebuah Event Organizer?

Setelah kita membuat Event Organizer maka langkah selanjutnya adalah mempromosikan event organizer kita ke klien. Ada beberapa cara untuk mempromosikan EO yang telah kita bentuk diantaranya :

1. Membuat Data / Company Profile
          Bentuk ini merupakan standar dengan mencantumkan secara lengkap perusahaan yang telah kita bentuk mulai dari nama, filosofi, visi&misi, moto, pelayanan, administrasi, struktur, portfolio, dan data apa yang dianggap perlu untuk diketahui oleh klien.

2. Menjalin Relationship Dengan Siapapun
          Setelah adanya Company Profile maka kita tentu saja harus mendistribusikannya ke berbagai pihak yang kita rasa potensial untuk menerimanya.Misalnya ke Perusahaan-perusahaan, Institusi Pemerintah, Agensi/EO lain, vendor-vendor. Bisa juga diberikan kepada orang yang punya pengaruh kuat.

3. Promosi Out Door
          Bisa menggunakan sarana seperti flyer, spanduk, billboard dan semacamnya. Dibuat se-efisien mungkin dengan menerangkan nama-alamat serta misi serta motto dengan jelas.

4. Event & Entertainment
Menyelenggarkan event/kegiatan yang dapat mengundang banyak massa. Keberhasilan sebuah event akan merupakan kredit point dimata para calon klien kita.

5. Menggunakan Jaringan Internet
Bisa dengan menggunakan Website untuk promosi yang bertujuan untuk mempermudah konsumen / pengguna jasa EO mendapatkan informasi mengenai EO dan kegiatan promosi pun menjadi lebih mudah dan cepat sehingga kita tidak lagi ketinggalan informasi. Dengan adanya website diharapkan para pengguna jasa EO mudah memahami dan interaktif dalam memperkenalkan dan mempromosikan sebuah Event Organizer serta dibuat untuk menutupi kelemahan dari penggunaan media cetak seperti brosur, majalah sehingga dapat mengurangi biaya promosi. Bentuk ini merupakan trend paling akhir yang digunakan untuk berpromosi.

Tulisan Bahasa Indonesia 2 # (7)

Tips Terjun Di Bidang EO

Bisnis dibidang Event Organizer memang cukup potensial untuk digeluti. jika teman- teman ada yang berminat untuk membuka usaha menjadi EO, berikut ada sedikit tips untuk memulai terjun didunia EO.

1. Mengelola Dengan Baik Dan Profesional
           Bekerja di dunia EO adalah tentang “teamwork”, tidak ada sebuah event yang bisa dikerjakan sendiri, pasti kita akan butuh sebuah teamwork. Kelola dengan baik tim kita untuk membuat teamwork  pilihlah dari orang terdekat kita bisa sodara sendiri, teman yang kita sudah tahu kapasitasnya atau buka lowongan pekerjaan untuk bagian tertentu. Kemudian menerapkan “teamwork and leadership”.

2. Miliki Spesifikasi Tertentu.
          Ada beberapa segmen dalam event organizer Misalnya Exhibition Organizer, Wedding Organizer, Marketing Communication Activity Organizer, MICE Organizer, Party Organizer dll. Jika sudah ditetapkan, pelajari seluk beluknya. Fokuslah pada satu segmen. Jika ingin terjun ke segmen lainnya bentuklah tim khusus untuk menanganinya tanpa melibatkan tim yang sudah ada. Karena jika sebuah organisasi sudah mulai tidak fokus dari sanalah awal dari ketidaksempurnaan eksekusi sebuah event.

3. Negotiation And Lobbying
         Harus punya kemampuan negosiasi dan melobi. Kita harus bisa meyakinkan klien atau sponsor untuk menangani event mereka. Pendekatannya pun bisa secara intitusional maupun personal.

4. Presentation Skill
          Memiliki kemampuan memaparkan sebuah project atau proposal. Setiap individu mempunyai skill dan style yang berbeda-beda. Gunakan kemampuan kita dalam presentasi itu untuk meyakinkan klien atau sponsor untuk menangani event mereka.

5. Ide Inovatif
          Wujudkan ide gila yang inovatif tapi bisa diterima masyarakat. Sebisa mungkin, hindari penawaran ide yang monoton. Usahakan munculkan ide tema acara yang menarik dan berbeda

6. Mempersiapkan Segala Sesuatunya
          Keberhasilan sebuah event sangant bergantung pada persiapan menghadapi event tersebut. Bahkan kesuksesan sebuah event dapat diprediksi dari faktor kesiapan ini. Persiapan bisa dimulai dari membentuk teamwork plus tugas masing-masing personal.

7. Miliki Jaringan Relasi Sponsor.
          Kadang-kadang pihak pemakai jasa EO juga telah memiliki sponsor-sponsor tertentu. Tapi tidak menutup kemungkinan, acara bisa makin sukses dengan kehadiran sponsor tambahan. Jika ini dimiliki, akan menjadi nilai plus bagi EO itu sendiri.

8. Memiliki Database
          Dalam mengelola EO, database sangat penting, misalkan database obyek, sponsor atau klien. Gunakan sumber yang ada semaksimal mungkin untuk mengumpulkan database ini. Atau bentuk tim khusus yang menangani database ini jika perlu.

9. Manejemen Emosi.
          Kerja EO biasanya amat rentan bersinggungan emosi antara personel EO itu sendiri. Cermati dan miliki kemampuan untuk memanajemen emosi di saat-saat seperti ini. Karena terkadang permasalahan muncul saat event sedang berjalan. Selesaikan dengan improvisasi yang cerdas dan internal terlebih dahulu jika menyangkut teamwork. Tapi jika menyangkut acara secara keseluruhan ajaklah pihak klien untuk memecahkan masalah secara bersama dan selesaikan dengan improvisasi yang cerdas dan aman untuk semuanya (untuk EO kita, klien maupun audience).

10. Quality Oriented.
          Mengutamakan kualitas dan bukan profit. Jika klien sudah membuktikan kualitas dari kerja sebuah EO, maka di kesempatan lain, EO ini pun akan digunakan lagi jasanya. Selain itu, pihak lain yang telah mendengar kelebihan EO ini pun akan bisa berkemungkinan menjadi klien baru.

11. Coba Juga Terjun Ke Kegiatan Sosial
          Sesekali adakan kegiatan yang bersifat sosial. Selain untuk mengasah kepekaan sosial kita tentunya juga untuk beramal bukan.

Demikian beberapa tips untuk memulai terjun ke dunia EO, semoga bermanfaattt....

Tulisan Bahasa Indonesia 2 # (6)

Berbagai Aliran Event Organizer

Menurut Wikipedia, Event Organizer adalah istilah untuk penyedia jasa professional penyelenggara acara. Pada dasarnya tugas EO adalah membantu kliennya untuk menyelenggarakan acara yang diinginkan. Nah, berhubung ada banyak sekali jenis acara, otomatis dunia EO pun memiliki banyak ‘aliran’.

Hingga saat ini terdapat berbagai macam ‘aliran’ EO. Aliran tersebut menandakan spesialisasi mereka. Ada MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) yang seperti namanya, berkonsentrasi pada acara semacam pertemuan dan pameran. Untuk penyelenggara acara pernikahan ada EO yang biasa dikenal dengan WO atau Wedding Organizer. Ada pula EO yang punya spesialisasi menyelenggarakan konser musik. Walaupun ulang tahun mungkin kapasitasnya tak sebesar acara pernikahan, pameran atau konser, tapi nyatanya acara yang satu itu juga menjadi pasar yang menjanjikan bagi bisnis EO. Lebih spesifik lagi, ada pula EO yang berkonsentrasi menyelenggarakan pesta-pesta kecil pribadi.

Aliran-aliran ini tidak muncul begitu saja. Seperti juga ketika EO baru saja muncul, semua diawali oleh demand yang tinggi. Sebelumnya, siapa yang pernah berpikir soal EO? Jika sebuah perusahaan perlu mengadakan acara, ya kerahkan saja semua pegawainya. Begitupun ketika upacara pernikahan perlu dilangsungkan, toh ada keluarga besar. Tapi seiring waktu, tidak banyak lagi orang kota punya keleluasaan waktu untuk memanage sebuah acara. Apalagi mengemasnya dalam format yang unik, yang meninggalkan kesan mendalam pada para tamu.


Berawal dari kebutuhan tersebut, mulailah jasa penyelenggara acara bermunculan. Masih ingat ketika trend Wedding Organizer merebak? Atau ketika nama-nama besar di bidang penyelenggara Pers Conference bermunculan? Hingga ada masa di mana pameran-pameran dan konser-konser besar begitu identik dengan sebuah nama event organizer.


Sumber : 

Tulisan Bahasa Indonesia 2 # (5)

Desain Grafis Dalam Komunikasi

Design grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan teks dan atau gambar design collection untuk menyampaikan informasi atau pesan. Seni vector design mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan termasuk tipografi, pengolahan gambar, dan page layout vector collection. Desainer design collection untuk art design collection menata tampilan huruf art design dan ruang komposisi art collection untuk menciptakan sebuah rancangan design promo yang efektif dan komunikatif. Vector design grafis melingkupi segala bidang yang membutuhkan penerjemahan bahasa verbal menjadi perancangan secara visual terhadap teks dalam vector collection dan art design collection pada berbagai media publikasi guna menyampaikan pesan-pesan kepada komunikan seefektif mungkin.
Design grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art design. Seperti jenis komunikasi lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan (mendesain) atau pun produk yang dihasilkan (desain/rancangan). Design promo grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik - yang sering kali disebut sebagai "desain interaktif" (interactive design), atau "desain multimedia" (multimedia design')

Prinsip dan unsur desain
Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain art collection lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.


Sumber :

Tulisan Bahasa Indonesia 2 # (3)

Sejarah Event Organizer

Di Indonesia pola kerja EO sudah lama ada dimulai dari pesta-pesta adat dimana panitia pesta tersebut mulai membagi tugas masing-masing untuk mendukung suksesnya suatu acara. Sedangkan istilah EO di Indonesia mulai populer sekitar tahun 1990an dan semakin populer lagi pada tahun 1998 pacsa era krisis dimana begitu banyak tenaga kerja yang keluar dari perusahaan tempatnya bekerja dengan berbagai alasan dan mulailah mencari alternatif sumber penghasilan yang lain seperti EO.
EO sendiri adalah penyelenggara sebuah acara atau kegiatan yang terdiri dari serangkaian mekanisme yang sistematis dan memerlukan ketekunan, kesungguhan serta kekompakan kerja tim dimana acara tersebut dipadati dengan deadline, target, sceduling, pressure dan teamwork solidity. Sedangkan peran EO adalah melaksanakan penyelenggaraan sebuah event berdasarkan pedoman kerja dan konsep event tersebut dan mengelolanya secara profesional.
Yang Mesti Ada Di EO Menurut Director CV Procom, Sofian Kamal Nasution, yang diperlukan untuk mendirikan sebuah EO adalah, motivasi, database, network, permodalan dana segar yang cukup, SDM yang dinamis dan pekerja keras, teamwork spirit, creativity, imagination dan konsep, keahlian individu yang tepat guna, nggak gaptek, personal yang baik, inisaitif yang tinggi, jeli, cermat dan peka terhadap perkembangan. "Orang-orang di EO mesti menerapkan Do Innovated Or Die, jadi di EO tersebut adalah kumpulan orang-orang kreatif yang penuh inovatif," ujar Bang Sofian.
Siapapun bisa membuat EO. Anak-anak sekolah misalnya, kalo berminat juga dapat membuat EO, bisa saja dimulai dari mengemas acara Sweet Seventeen sobat terdekat, Pentas Seni, Acara Perpisahan dan Pelombaan antar kelas atau antar sekolah. Apalagi yang sebentar lagi akan tamat sekolah biasanya mengadakan Prom Nite, dan biasanya yang mengadakan atau yang menjadi panitia pun adalah kita-kita juga. Nggak masalah kalo kita baru pertama kali menangani event, Yang terpenting adalah ide kreatif yang muncul di otak yang kemudian kita kembangkan menjadi sebuah konsep. Setelah konsep ada, baru deh kita memikirkan bagaimana bisa mengumpulkan dana agar acara tersebut dapat dijalankan. Dan kalo kita berbicara mengenai dana, pasti dong nyari sponsor. Di bagian ini yang paling penting adalah kepercayaan. Kalo pihak terkait udah percaya sama kita semuanya akan jauh lebih ringan, misalnya untuk penyewaan sound kita bisa tangguhkan pembayarannya setelah acara berlangsung, atau setelah dananya ada.
Ditambahkan bos Procom salah satu EO terkenal di Medan, nggak perlu banyak orang yang terlibat dalam sebuah EO. "Semua tergantung dari besar kecilnya EO tersebut dan besar kecilnya event yang ditangani," kata Bang Sofian. Sekarang ini, anak-anak muda juga telah banyak menunjukkan kreatifitas mereka dalam membuat sebuah acara. Di Jakarta dan Bandung tampaknya anak-anak sekolahan berlomba-lomba membuat pentas seni, bazar bahkan mereka sanggup menampilkan konser grup band yang tengah digandrungi anak muda.
Kalo memang kamu tertarik untuk menampilkan kreativitas, sekarang saatnya kamu belajar untuk memenej diri sendri dan orang lain. Yang berjiwa pemimpin mungkin bisa ditunjuk sebagai ketua panitia. Yang jago ngomong dan ngerayu bisa di jadiin humas atau marketing yang fungsinya mencari sponsor dan mempromosikan acara. Yang jago ngedesign bisa dijadiian tim kreatif buat proposal dan media promosi. Terus tinggal cari yang gaul dan lincah buat dikasih tanggung jawab saat acara berlangsung. Terpenting di sini adalah kerjasama yang solid


Sumber :
http://creatifevent.blogspot.com

Tulisan Bahasa Indonesia 2 # (4)

SEKILAS TENTANG EVENT ORGANIZER


Event Organizer (EO) merupakan organisasi yang didalamnya terdapat sekumpulan orang yang memiliki fungsi menyelenggarakan dan melaksanakan sebuah acara dengan fungsi dan peran masing - masing dari perencanaan hingga acara berakhir. Event Organizer sangat membantu
pihak-pihak yang berminat mengadakan event seperti launching product, company gathering, anniversary, exhibitions, seminar, promosi, talkshow dan sebagainya, dari tahap persiapan sampai dengan event berjalan lancar dengan baik.
Fungsi EO dalam mekanisme sebuah penyelenggaraan event-event yang mengkoordinasi, melayani, men-support kepentingan para pihak. Misalnya Trainer, Trainee, Vendor Training, transportasi dll, media massa, serta pihak-pihak terkait lainnya. Perannya sangat penting melalui peran Event Organizer, anda tidak perlu pusing untuk sebuah event karena anda harus fokus dalam melaksanakan tugas pokok anda misalnya: training, seminar, workshop, raker/rakernas dll.
Pertanyaannya, mengapa belum banyak yang bergelut di profesi Event Organizer ini? Setelah ditelusuri ternyata biasanya suatu lembaga atau perusahaan bahkan seorang trainer independent kondang, sudah memiliki EO sendiri. Fungsi EO memang bisa dipercayakan pada 2 atau 4 orang saja dengan pembidangan tugas masing-masing, tidak jarang banyak pula hanya memiliki satu orang untuk menangani semua aspek pekerjaan (multi tasking). Jadi sangat jarang lembaga atau trainer kondang tersebut mensubkan lagi tugas ini ke EO, tetapi apakah era ke depan semua bisa ditangani sendiri?.
Ternyata tidak. Karena bagaimanapun untuk memiliki nilai lebih bagi customer, seorang yang berprofesi sebagai EO ada prasyarat basic kemampuan yang harus dikuasai, dengan makin luasnya ruang lingkup dan kompleksitas pekerjaan yang ditangani maka kemampuan yang dibutuhkan juga semakin berkembang, misalnya networking, lobbying, negosiasi, presentasi, leadership dll.

Bersamaan dengan maraknya Event Organizer (EO) di berbagai daerah, secara alamiah terjadi segmentasi EO. Ada EO yang mengkhususkan diri pada acara anak-anak, ada pula yang menjadi spesialis dalam acara pernikahan atau kegiatan korporasi.

Ada beberapa pertanyan seputar event organizer

Q : Bagaimana melihat kemampuan sebuah Event Organizer ?

A : Salah satu yang bisa dilihat adalah kemampuan Event Organizer mengantisipasi hal-hal yang sulit yang kadang tak terduga. Misalnya urusan transportasi, hotel peserta bahkan kekurangan makan yang mungkin sebelumnya tidak terpikirkan.

Q : Apakah segmentasi dibutuhkan dalam sebuah Event Organizer ?

A : Sebenarnya segmentasi itu tidak ada gunanya kalau Event Organizer tidak dikelola dengan benar. Butuh kesungguhan dan proses waktu terlebih dahulu. Apabila akhirnya memiliki sebuah "nama" di pasaran, segmentasi pun dapat dilakukan. Berarti tidak ada masalah kalau kita kemudian ingin memasuki event - event lain ketika kita sudah punya nama karena yang dilihat nanti adalah dampak dari upayanya. Di dalam konteks bisnis yang cukup kompleks seperti sekarang ini, orang dianjurkan untuk ter-spesialisasi mungkin, se-mahir mungkin dan se-setia mungkin di bidang itu. Karena bisnis itu membutuhkan orang yang melayani dengan sungguh-sungguh di satu bidang yang sangat dikuasainya.

Q : Lalu bagaimana sebuah Event Organizer memiliki nama ?

A : Memasarkan nama (branding) merupakan suatu hasil dari proses alamiah. Dalam bisnis Event Organizer yang terpenting adalah bukti akan kemampuan melayani orang lain daripada nama yang dibangun melalui biaya iklan. Dengan demikian berarti harus melalui proses bertahap. Konsistensi & persistent adalah kata yang tepat dalam memasarkan sebuah Event Organizer.

Q : Bagaimana meningkatkan brand sebuah Event Organizer dengan lebih cepat?

A : Ada dua cara. Pertama, menunggu order untuk menyelenggarakan event yang dilaksanakan oleh kontraktornya. Kedua, menciptakan event sendiri. Agar sebuah brand Event Organizer cepat terangkat (meskipun tidak dijamin 100%) , menciptakan sebuah event sendiri akan jauh lebih cepat meningkatkan brand sebuah Event Organizer dibandingkan hanya menunggu bola (kecuali sebuah Event Organizer memang telah memiliki network yang luas). Seperti halnya Ravioli Event Organizer. Pada awalnya kami mengadakan event dengan scope lebih kecil, seperti seminar, private party , dan sebagainya.

Q : Apa syarat-syarat sebuah Event Organizer boleh dikatakan sebagai bisnis yang profesional ?

A : Event Organizer yang mendatangkan hasil bagi orang yang membutuhkan pengelolaan acara. Bisa mendatangkan keuntungan atau setidaknya menciptakan citra yang baik. Pada prinsipnya Event Organizer berfungsi mempermudah konsumen mewujudkan acara sesuai ide atau kebutuhannya.

Q : Apa yang perlu dicermati dalam memilih sebuah Event Organizer?

A : Dalam memilih sebuah Event Organizer ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan dulu kemampuan Event Organizer tersebut , seperti apakah Event Organizer tersebut mengenal sekali cara-cara membuat orang ? terkenal, memiliki akses-akses ke tempat-tempat promosi atau kapasitas-kapasitas promosi perusahaan yang baik. Apakah punya akses ke radio, TV atau koran dengan baik. Kemudian apakah mereka punya akses yang baik ke hotel-hotel atau tempat-tempat penyelenggaraan acara lainnya. Apakah mereka punya orang-orang yang berwenang dalam bidang perijinan.
Kedua, lihatlah cara pendekatannya, taste / seleranya, apakah mereka bisa mewakili citra bisnis yang baik, apakah mereka berada pada level propinsi atau nasional. Banyak hal yang perlu diperhatikan karena pemilihan suatu Event Organizer mempengaruhi citra perusahaan yang memakai jasanya. Untuk membangun citra , selain profesionalisme dan integritas ,adalah kredibilitas , kualitas yang terbuktikan karena pemakaian berulang-ulang .
 

Tulisan Bahasa Indonesia 2 # (2)

Animasi dan Pemodelan dengan 3D MaxT

3D Max atau 3D Studio Max atau juga sering disebut 3DS max, adalah salah satu software atau perangkat lunak yang sering digunakan oleh para perancang produk untuk membuat animasi atau pemodelan dalam bentuk 3 dimensi.
Aplikasi canggih ini dirilis oleh salah satu perusahaan Autodesk Media & Entertainment yang pada mulanya dikenal sebagai Discreet and Kinetix. 3D Max merupakan salah satu dari sekian banyak aplikasi modeling untuk membuat model 3D dan paling banyak digunakan oleh perancang yang tersebar di seluruh dunia.
Sejalan dengan berkembangnya teknologi termasuk juga dalam bidang komputerisasi, 3D Max pun mengalami perubahan-perubahan untuk menyesuaikan dengan kemampuan komputer yang semakin tinggi dalam hal grafis. 3D Max dikembangkan dari aplikasi sebelumnya yang bernama 3D Studio for Dos, tetapi aplikasi ini hanya diperuntukkan untuk platform Win32 saja.
Dengan semakin canggihnya kemampuan software ini, maka tidak aneh 3D Max menjadi program animasi komputer 3D dengan penjualan terbesar di dunia. Software ini memiliki kemampuan modeling yang kuat dan merupakan plugin architecture yang fleksibel dan bekerja dengan platform Microsoft Windows. 3D Studio max banyak digunakan oleh para pembuat dan perancang video game, visualisasi architecture, design produk dan juga studio TV untuk pembuatan animasi.

Metode Pemodelan Pada 3D Max
Metode pemodelan yang ada pada 3D max diantaranya yaitu :
·       Pemodelan dengan primitif
·       Surface tool
·       NURMS (subdivision surfaces)
·       NURBS
·       Pemodelan polygon

Pemodelan dengan primitif merupakan metode dasar, yaitu pemodelan yang menggunakan bentuk-bentuk dasar atau primitif. Bentuk-bentuk dasar seperti bentuk kotak, bola, kerucut, limas, prisma silinder dan objek-objek dasar lainnya yang telah disediakan. Dalam metoda ini juga, pengguna bisa menggunakan operasi Boolean, penggabungan, pemotongan maupun pengurangan. Sebagai contoh, dua bola bisa disatukan dan dapat bekerja sebagai blob, hal ini disebut sebagai pemodelan balon.
Pemodelan dengan Mental Ray disebut juga render engine (mesin untuk merender gambar atau video) yang terdapat pada program 3D Studio max selain render standar pada software ini yaitu Default Scanline. Mental Ray sudah disesuaikan dengan program Max sehingga tidak perlu diinstal secara terpisah.
Kelebihan pada metoda pemodelan Mental Ray ini yaitu dapat mengkalkulasi efek global Illumination dan Indirect Illumination, di samping itu juga bisa menggunakan shader pada permukaan gambar atau cahaya. Selain Mental Ray ada render engine lain yaitu V-Ray, Final Render, Maxwell Render, Brasil R/S dan render engine lainnya yang memiliki kecanggihan render masing-masing.

Tips Dasar Penggunaan 3D max
Untuk pemula atau yang baru mengenal dan menggunakan aplikasi ini, jangan berharap bisa langsung membuat suatu animasi atau design 3D yang canggih, karena dalam merancang atau mendesain memakai software itu sangat kompleks sehingga memerlukan waktu untuk membiasakan diri menggunakan software ini. Berikut beberapa tips untuk memulai menggunakan software design 3D secara umum :
·       Kenali spesifikasi software terlebih dahulu mengenai kemampuan komputer minimal yang dibutuhkan sebelum dilakukan install.
·       Kenali icon-icon yang ada pada toolbar sebelum melakukan perancangan, seperti fungsi dan penggunaannya serta posisi pada toolbar untuk memudahkan Anda dalam proses perancangan.
·       Mulailah dengan membuat bentuk-bentuk dasar seperti bola, koya, silinder dan sebagainya.
·       Gunakanlah render-render sederhana terlebih dahulu untuk mengetahui dan mengenal lebih jauh kecanggihan masing-masing fitur.
·       Jangan berhenti ketika ada masalah atau ketidaktahuan, tanyakan pada orang yang sudah ahli, pelajari buku-buku tentang software itu dan ikutilah tutorial yang ada.

Tulisan Bahasa Indonesia 2 # (1)

Adobe Photoshop

Adobe Photoshop adalah software yang dibuat oleh perusahaan Adobe System, yang di khususkan untuk pengeditan foto atau gambar dan pembuatan effect. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh Fotografer Digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar. Meskipun pada awalnya Photoshop dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk World Wide Web. Beberapa versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, Adobe ImageReady, untuk keperluan tersebut.

Photoshop juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media, animasi, dan authoring buatan-Adobe lainnya. File format asli Photoshop, .PSD, dapat diekspor ke dan dari Adobe ImageReady. Adobe Illustrator, Adobe Premiere Pro, After Effects dan Adobe Encore DVD untuk membuat DVD profesional, menyediakan penyuntingan gambar non-linear dan layanan special effect seperti background, tekstur, dan lain-lain untuk keperluan televisi, film, dan situs web. Sebagai contoh, Photoshop CS dapat digunakan untuk membuat menu dan tombol (button) DVD.
Photoshop dapat menerima penggunaan beberapa model warna:
• RGB color model
• Lab color model
• CMYK color model
• Grayscale
• Bitmap
• Duotone

Kamis, 20 Juni 2013

Tugas ke 4 Bahasa Indonesia 2

Karya Tulis Ilmiah



1.      Jelaskan pernyataan berikut : “ masalah penelitian dapat bersumber dari penulis sendiri, orang lain dan buku referensi” !

Maksud dari pernyataan tersebut adalah :

a.       Menurut penulis sendiri, yaitu penelitian yang dilakukan berdasarkan observasi sendiri dengan mencari data dari sumber observasi seperti dari wawancara, kuisioner, dll. Masalah yang didasarkan pada pengalaman pribadi biasanya terjadi manakala peneliti selalu berhadapan dengan masalah yang menuntut penyelesaian terus-menerus atau terkadang mengalami dilemma dalam penyelesaiannya. Pengalaman sendiri akan sangat kuat apabila terdapat pengalaman yang sama yang juga dialami oleh orang lain.

b.      Menurut orang lain, yaitu penelitian yang dilakukan berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan oleh orang lain dengan unsur menambahkan atau mengembangkan hasil dari penelitian tersebut. Dengan menbaca dan mencermati hasil penelitian terdahulu, peneliti akan dapat menemukan sudut-sudut yang belum tergarap oleh penelitian yang dibaca, atau dapat pula dijumpai adanya berbagai keberhasilan dan kegagalan dari peneliti terdahulu. Dengan mengambil sudut-sudut atau bidang-bidang yang belum tergarap serta kegagalan dan kelemahan penelitian yang telah ada akan memunculkan permasalahan baru yang cukup menarik untuk dikembangkan menjadi permasalahan penelitian yang baru.

c.       Menurut buku referensi, yaitu penelitian yang data-data atau sumbernya diambil dari buku-buku yang sudah ada dengan mengambil bahan dari buku itu juga. Buku-buku atau literature mutakhir yang pada umumnya membahas tentang teori, konsep ataupun metode-metode baru dengan disertai contoh-contoh konkret akan banyak memberikan masukan kepada para pembacanya untuk menemukan topic-topik permasalahan untuk penelitian.

2. Buatlah 2 topik permasalah yang menarik anda dan anda rencanakan untuk topik PI/skripsi. 
 
          a.   Analisis dan perancangan sistem informasi pendaftaran spectracentre berbasis web  
          b.  Perancangan jaringan vpn dengan router mikrotik

Sumber :